Headline News

Atasi Persoalan Pemasaran, IKM Difasilitasi Sarana Teknologi Informasi

SERPONG, WEB TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bekerjasama dengan PT. Telkom meresmikan Kampung Digital IKM di Kampung Anggrek Buaran Serpong pada Senin, 28 Maret 2016.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Warman Syanudin, Sekretaris Disperindag Tangsel Malikuswari, Kabid Industri Disperindag Tangsel Ferry Payacun, Kepala BPMPPKB Tangsel Apendi, dan lainnya.   

Sebanyak 103 pelaku usaha tergabung dalam Kampung Digital IKM kerap mengeluhkan dalam memasarkan dan mengembangkan produknya. Relawan pengelola Kampung Digital IKM Faisal Alfansury mengatakan kendala klasik dari IKM bukan dari manajemen bisnisnya melainkan dari sisi pemasarannya.

Pasalnya untuk di Kota Tangsel sendiri banyak terdapat produk IKM yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi dengan produk dari luar negeri namun tidak dapat berkembang dalam usahanya dikarenakan stagnan hanya karena pemasaran.

“Banyak produk bagus harus terhenti karena pemasarannya yang gagal. Seiring dengan perkembangan teknologi maka kami dituntut untuk dapat menggunakannya sebagai bagian berpindah dari model pemasaran yang tradisional ke pemasaran digital,” jelas Faisal.

Di Kampung Digital ini bukan sekedar pemasaran digital karena sebagian besar IKM sudah pernah mencobanya, namun lebih kepada arah strategi pemasarannya.

General Manager PT. Telkom Tangerang Iwan Rusdarmono mengatakan kerjasama fasilitasi IKM dalam bentuk Kampung Digital IKM ini merupakan salah satu wujud komitmen PT. Telkom dalam memberikan kontribusi terhadap kemajuan usaha kecil khususnya di Kota Tangsel.

Selain itu upaya ini merupakan wujud mempersempit kesenjangan digital di Indonesia seperti diketahui penetrasi broadband di Jawa pelosok saja masih sangat minim. “Ini wujud komitmen kami dalam memberdayakan masyarakat,” ujarnya

Iwan membenarkan apa yang diungkapkan oleh Faisal terkait kesulitan IKM dalam melakukan pemasaran produknya, banyak produk yang berkualitas namun tidak dikenal oleh konsumennya, oleh sebab itu nantinya di Kampung digital terdapat beberapa komponen yang akan diberikan kepada IKM.

Diantaranya yakni Komponen ecommerce, di mana produk akan diberikan akses market yang lebih luas dengan promosi dari yang tradisional ke digital. Kedua ada akses kompeten yaitu pembekalan terhadap kemampuan teknologi dan ketiga ada akses kapital dalam bentuk akses bantuan permodalan.

“Sebenarnya ada 4 komponen tetapi komponen terakhir suport logistik kami masih belum ada arahan ke sana. Dengan Kampung digital ini akan diberikan pendampingan terkait manajemen pemasaran produk yang baik khususnya dengan teknis digital yang kami sediakan,” terangnya.

Sementara Wakil Walikota Benyamin Davnie mengatakan dengan launching kampung digital ini telah ditanda tangani kerjasama antar Pemkot Tangsel dengan PT. Telkom dalam memberikan fasilitasi dan kemudahan IKM dalam mengembangkan usahanya.

Menurutnya secara umum yang menjadi kendala IKM adalah permodalan kualitas dan pemasaran. Dengan adanya Kampung Digital ini maka IKM akan diberikan sentuhan manajerial yang baik dalam pemasaran produk.

“Kami dari Pemkot akan terus berusaha memberikan fasilitasi dan pembinaan kepada IKM salah satunya dengan Kampung Digital ini. Diharapkan IKM dan produknya dapat berkembang dengan baik,” pungkasnya. (bpti-ts2)