Headline News

Tangsel Raih Penghargaan Langit Biru Kedua Nasional

SETU, WEB TANGSEL - Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meraih penghargaan Langit Biru 2015 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Kota Anggrek ini terpilih menjadi Kota dengan udara terbersih kedua setelah Yogyakarta dan diikuti oleh Kota Denpasar dalam Kategori Kota Besar.

 

Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Tangerang Selatan Rahmat Salam, mewakili Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menerima penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Hotel Shangrila, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat pada Kamis, 17 Desember 2015.

Berdasarkan catatan, penghargaan Kota Langit Biru untuk kategori Kota Metropolitan diraih oleh kota Bandung diikuti Kota Surabaya dan Jakarta Pusat. Dan untuk kategori Kota Sedang/Kecil diraih oleh Kota Ambon diikuti Kota Bengkulu  dan Kota Banda Aceh.

Kegiatan Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP) dilaksanakan tiap tahun oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kegiatan EKUP pada tahun ini dilaksanakan di 45 Kota dari 33 provinsi di Indonesia pada kategori Kota Metropolitan, Kota Besar dan Kota Ibukota Provinsi yang tidak termasuk Kota Metropolitan dan Kota Besar. Hasil EKUP juga menjadi salah satu penilaian Adipura dari sektor Udara sebesar 15 persen.

“Dengan diraihnya penghargaan langit biru ini, semoga bisa memacu kita untuk bisa lebih mereduksi emisi dari sektor transportasi melalui pemantauan dan pengawasan secara bersama dan melakukan berbagai upaya guna pengendalian pencemaran udara khususnya emisi,” ungkap Kabid Pengawasan dan Pengendalian Dampak Lingkungan pada BLHD Kota Tangsel, Budi Hermanto.

Pelaksanaan evaluasi kualitas udara perkotaan dilakukan berupa pengisian formulir data kota, dilanjutkan kegiatan fisik yang meliputi uji emisi “spotcheck” kendaraan bermotor selama tiga hari yang dilakukan terhadap 500 kendaraan pribadi per-hari.

Kegiatan lain adalah Pemantauan Kualitas Udara Jalan Raya (roadside monitoring) dan penghitungan kinerja lalu lintas yang dilakukan secara serentak di tiap kota tiga ruas jalan arteri, untuk di Tangsel dilakukan di Kecamatan Serpong, Serpong Utara, dan Pondok Aren.

“Selain itu juga dilakukan Pemantauan Kualitas Bahan Bakar di SPBU karena kualitas bahan bakar sangat berpengaruh terhadap emisi yang dihasilkan. Semakin baik kualitas bahan bakar, maka semakin sedikit pula emisi berbahaya yang dikeluarkan dari proses pembakarannya,” tuturnya. (bpti-ts)