Headline News

Mewaspadai Penggunaan Gadget Tandai Peringatan Hari Ibu

SETU, WEB TANGSEL – Tepat di tanggal 22 Desember 2015, seluruh Bangsa Indonesia merayakan peringatan Hari Ibu yang ke-87. Demikian juga yang dilakukan Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan yang menggelar peringatan Hari Ibu dengan berbagai kegiatan, salah satunya dengan pertemuan bersama ratusan wanita di Kota Tangsel untuk mendengarkan Talk Show dari Dra. Hj. Nurdiati Akma, Msi dengan tema Mari Selamatkan Anak Dari Bahaya Gadget.

 

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Graha Widya Bhakti Puspiptek, Kecamatan Setu, Kota Tangsel pada Selasa, 22 Desember 2015 dihadiri langsung oleh Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany bersama 350 orang yang terdiri dari unsur pemerintahan, organisasi wanita, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan anggota DWP Kota Tangsel.

“Penyelenggaraan hari ibu ini dimaksudkan untuk mengenang semangat dan perjuangan para perempuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa ini,” ungkap Ketua Panitia Endah Muhamad.

Selain itu, lanjut Endah, peringatan hari ibu saat ini lebih kepada ungkapan rasa sayang dan terimakasih kepada para ibu, memuji keibuan, memuji keibuan para ibu, berbagai kegiatan pada peringatan itu merupakan kado istimewa.

“Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan ini bukan hanya sekedar perayaan saja, tetapi agar dilakukan hal-hal yang bermanfaat secara terus menerus. Serta bagaimana peran sebagai perempuan untuk membangun karakter bangsa,” jelas istri dari Plt. Sekda Tangsel ini.

Kata Endah, Dharma Wanita Persatuan Kota Tangsel telah melakukan kegiatan donor darah pada 1 Desember 2015 lalu, ini bentuk nyata yang dilakukan untuk memperingati hari ibu.
Peringatan hari ibu kota Tangsel tahun 2015 ini terselenggara atas kerjasama antara SKPD, diantaranya Kesbangpolinmas, DPPKAD, BLHD, Dinas Tata Kota, Dinas Kebersihan, KORPRI, Kecamatan Pamulang dan Kecamatan Setu.

Sementara Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengatakan bahwa keberhasilan seorang anak merupakan hasil kinerja dari ibu. Ibu berusaha semaksimal mungkin melakukan hal apa saja untuk anaknya.

“Harapan saya bahwa dengan kegiatan yang dilakukan ini, mudah-mudahan menjadi sebuah motivasi untuk kaum ibu di Kota Tangsel agar bisa mengingat apa saja yang sudah dilakukan dan akan dilakukan,” jelas Walikota Airin.

Menurut Walikota Airin, ini harus menjadi moment untuk refleksi diri, sebab ibu adalah contoh dari anak-anak. Seharusnya di hari ibu, kaum wanita menjadi ratu.

“Kedepan saya akan minta panitia Hari Ibu adalah kaum pria, biar wanitanya yang menjadi ratu hadir menjadi tamu,” harap Walikota Airin disambut tepukan meriah dari para ibu.

Masih di lokasi yang sama, Nurdiati Akma menjelaskan bahwasannya Gadget menjadi sebuah alat yang sangat berbahaya digunakan anak jika tidak dalam pengawasan orangtua.

“Sebagai ibu, harus bisa mengontrol apa saja yang dilakukan anak ketika bermain gadget. Karena sekarang banyak bisnis pornografi yang menargetkan anak-anak,” jelasnya.

Sebagai ibu, harus bisa menjadi sosok pelindung untuk anaknya. Jangan sampai banyak kasus pembunuhan dan penyimpangan seksual bisa terjadi kepada anak-anak. (bpti-ts).